Dalam dunia pangan modern, istilah hydrogenated oil atau minyak terhidrogenasi sering kali muncul di label makanan kemasan. Mulai dari camilan, kue, margarin, hingga coffee creamer, banyak produk yang dahulu menggunakan minyak ini untuk menjaga tekstur, rasa, sekaligus memperpanjang masa simpan. Namun, di balik kepraktisannya, hydrogenated oil ternyata memiliki dampak serius bagi kesehatan. Artikel ini akan membahas apa itu hydrogenated oil, jenis-jenisnya, mengapa sebagian besar dianggap berbahaya, serta bagaimana memilih produk yang lebih aman.
Apa Itu Hydrogenated Oil?
Hydrogenated oil adalah minyak nabati cair yang diproses dengan penambahan hidrogen sehingga berubah menjadi lemak padat pada suhu ruang. Proses ini dilakukan agar makanan lebih tahan lama, tidak mudah tengik, dan memiliki tekstur yang lebih stabil.
Ada dua jenis utama hydrogenated oil:
-
Partially Hydrogenated Oil (PHO)
-
Menghasilkan lemak trans (trans fat) yang berbahaya.
-
Banyak digunakan pada produk roti, biskuit, margarin, shortening, makanan cepat saji, hingga krimer kopi.
-
FDA (Food and Drug Administration) telah menyatakan PHO tidak aman dan melarang penggunaannya sejak 2015 karena terbukti meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
-
-
Fully Hydrogenated Oil (FHO)
-
Terhidrogenasi penuh sehingga mengandung sedikit atau bahkan tanpa lemak trans.
-
Masih diperbolehkan penggunaannya sebagai pengemulsi, pengental, atau penstabil makanan.
-
Walaupun lebih aman dari PHO, tetap tidak dianggap pilihan paling sehat jika dikonsumsi berlebihan.
-
Mengapa Trans Fat Berbahaya?
Trans fat yang terbentuk dari PHO merupakan salah satu jenis lemak paling berbahaya bagi tubuh. Menurut American Heart Association (AHA), konsumsi trans fat dapat:
-
Meningkatkan kolesterol LDL (kolesterol jahat)
-
Menurunkan kolesterol HDL (kolesterol baik)
-
Meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2
-
Berkontribusi pada peradangan, obesitas, hingga kanker tertentu
Bahkan konsumsi dalam jumlah kecil (2–4% dari total kalori) sudah cukup meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan.
Mengapa Produsen Menggunakan Hydrogenated Oil?
Meski berisiko, hydrogenated oil populer karena:
-
Meningkatkan umur simpan produk makanan kemasan.
-
Meningkatkan tekstur agar lebih renyah atau lembut.
-
Lebih murah dibandingkan menggunakan lemak hewani atau minyak alami.
Contoh makanan yang umumnya mengandung hydrogenated oil antara lain:
-
Biskuit dan kue kering kemasan
-
Margarine dan shortening
-
Snack ringan atau gorengan siap saji
-
Coffee creamer (dairy maupun non-dairy) tertentu
-
Frosting dan adonan instan
Cara Menghindari Hydrogenated Oil
Mengingat dampak buruknya, konsumen sebaiknya lebih selektif dalam memilih produk makanan. Beberapa cara sederhana:
-
Cek label makanan dengan teliti – hindari produk yang mencantumkan “partially hydrogenated oil”.
-
Kurangi makanan kemasan ultra-proses – seperti snack, donat instan, atau margarin murah.
-
Gunakan minyak sehat untuk memasak – misalnya minyak zaitun, alpukat, atau kanola.
-
Batasi makanan gorengan dan cepat saji yang biasanya tinggi lemak trans.
-
Pilih produk pangan yang transparan soal bahan bakunya, misalnya krimer atau creamer yang bebas dari PHO.
Santos Premium Krimer Alternatif Aman & Berkualitas
Kabar baiknya, tidak semua produk krimer menggunakan hydrogenated oil berbahaya. Santos Premium Krimer (SPK) memastikan produknya bebas dari Partially Hydrogenated Oil (PHO) dan tidak mengandung lemak trans berbahaya. SPK menggunakan fully hydrogenated oil dan juga opsi non-hydrogenated oil, sehingga aman untuk digunakan dalam berbagai minuman maupun aplikasi pangan.
Selain lebih aman, Santos Premium Krimer juga:
-
Memberikan rasa creamy dan tekstur lembut.
-
Tersedia dalam berbagai varian untuk industri makanan & minuman.
-
Mendukung gaya hidup sehat dengan pilihan non-dairy creamer dan vegan creamer.
Hydrogenated oil, terutama yang bersifat partially hydrogenated, terbukti membahayakan kesehatan dan sudah dilarang di banyak negara. Sebagai konsumen cerdas, penting untuk memahami risiko lemak trans dan memilih produk yang lebih sehat.
Jika Anda mencari creamer berkualitas, aman, dan bebas PHO, pilihlah Santos Premium Krimer. Hadir dengan berbagai varian, Santos Premium Krimer siap menjadi partner andalan dalam menciptakan minuman dan makanan lezat tanpa mengorbankan kesehatan.